SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

ATSI: Konsistensi Registrasi Prabayar Dorong Penyehatan Industri Telekomunikasi

ATSI: Konsistensi Registrasi Prabayar Dorong Penyehatan Industri Telekomunikasi
ATSI: Konsistensi Registrasi Prabayar Dorong Penyehatan Industri Telekomunikasi

ATSI: Konsistensi Registrasi Prabayar Dorong Penyehatan Industri Telekomunikasi

ATSI Konsistensi Registrasi Prabayar Dorong Penyehatan Industri Telekomunikasi

ATSI Konsistensi Registrasi Prabayar Dorong Penyehatan Industri Telekomunikasi

Industri telekomunikasi sepanjang tahun lalu mengalami perlambatan. Semua operator mengalami penurunan pendapatan, sehingga berujung pada negative growth. Hingga akhir 2018, negative growth yang baru kali pertama terjadi ini, diprediksi berkisar 5%-6%.

Demikian disampaikan oleh Ririek Adriansyah, Ketua Umum ATSI (Asosiasi Telekomunikasi

Selular Indonesia), saat menyampaikan keynote speech di ajang Selular Business Forum, di Jakarta (17/1/2019).

Menurut Ririek, ada tiga faktor utama penyebab industri selular akhirnya mengalami negative growth.

“Pertama, kebijakan registrasi prabayar yang membuat jumlah pengguna menciut drastis. Kedua, menurunnya penggunaan legacy service (SMS dan voice). Ketiga, perang tarif khususnya data yang tak kunjung usai”, paparnya.

Diakui Ririek, kebijakan registrasi pelanggan prabayar berdampak langsung pada kinerja

operator. Dengan diberlakukannya registrasi ulang, jumlah kartu yang selama ini beredar dan tidak jelas penggunanya, mengalami penurunan yang sangat signifikan. Alhasil, penurunan itu membuat revenue operator terpangkas dalam.

Meski menurunkan pendapatan, registrasi prabayar bisa diibaratkan obat atau pil pahit bagi industri selular. Tak ada jalan lain, hal itu harus dilakukan jika ingin industri selular tetap sehat di masa depan.

“Dalam jangka pendek operator memang harus berkoban dulu. Akan suffer di awal namun akan

membaik dalam jangka panjang. Kebijakan ini juga akan mendorong perbaikan dari industri lain, karena terkontrolnya pengguna ponsel. Kita harapkan tidak ada lagi penggunaan SIM card untuk hal-hal yang bersifat negatif”, papar Ririek.

Meski belum sepenuhnya memberikan hasil yang maksimal, selaku ketua ATSI, Ririek mengapresiasi kebijakan registrasi pra bayar yang ditempuh oleh Menkominfo Rudiantara.

 

Baca Juga :