SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Coelenterata

Coelenterata
Coelenterata

Table of Contents

Coelenterata

Ciri

  1. Bentuk tubuh simetris radial dan memiliki rongga di bagian tengah tubuh (gastrovaskular). Rongga gastrovaskular berfungsi sebagai alat pencernaan. Di bagian ujung tubuh terdapat mulut yang dilengkapi dengan tentakel yang berfungsi untuk menangkap dan memasukkan bahan makanan. Beberapa tentakelnya ada yang dilengkapi dengan sel knidoblas yang mengandung racun atau sengat (nematokis).
  2. Dinding tubuh tersusun atas dua lapisan sel (diploblastic) yaitu ectoderm (lapisan luar) dan endoderm (lapisan dalam)
  3. Fase kehidupan dibagi menjadi polip (menetap) dan medusa (bergerak atau melayang).
  4. Klasifikasi
  5. Hydrozoa

Contoh: hydra yang hidup di air tawar dan obelia yang hidup di laut. Fase dominan adalah fase Polip.

  1. Schypozoa

Contoh: Ubur-ubur (Aurelia sp) yang tubuh dewasanya berbentuk medusa sedang larvanya berbentuk polip. Siklus hidup Aurelia sp. Adalah sebagai berikut. Aurelia dewasa (medusa) akan menghasilkan gamet (sperma dan ovum) yang kemudian melebur menghasilkan zigot – larva bersilia (planula) – menempel (polip) disebut skifistoma – strobilus – membentuk efira (medusa muda) – medusa.

  1. Anthozoa

Contoh: Anemon laut yang tidak memiliki fase medusa (selamanya berbentuk polip).

  1. Platyhelminthes (cacing pipih
  2. Ciri

Berbentuk simetris bilateral serta rongga tubuhnya bersifat triploblastic aselomata (mempunyai tiga lapisan t, embrional tetapi belum mempunyai selom (tongga)).

o   Belum memiliki system peredaran darah dan anus

o   System saraf masih sederhana dan berupa system saraf tangga tali.

  1. Klasifikasi
  2. Turbelaria (cacing berambut getar)

Contoh: Planaria yang hidup bebas di air tawar, mempunyaiu daya regenerasi yang tinggi, bersifat hermafrodi dan memiliki akskresi berupa sel-sel api (flame cel)

  1. Trematoda (cacing hisap)

Merupakan cacing yang bersifat parasite baik pada hewan aupun manusia. Contoh: Fasciola hepatica merupakan parasite pada hati hewan ternak dengan inang perantara siput (lymnea). Siklus hidup Telur – Mirasidium – sporokista – redia – serkaria – metaserkaria – kista – cacing dewasa. Chlonorchis sinensis merupakan parasite pada hati manusia dengan inang perantara ikan air tawar.

  1. Cestoda (cacing pita)

Bersifat parasite dengan bentuk tubuh tersusun atas rangkaian segmen-segmen yang disebut proglotid. Pada bagian ujung segmen terdapat skoleks yang merupakan alat isap dan restulum merupakan alat pengait. Cestoda belum mempunyai alat pencernaan. Contoh: Taenia solium. Inang perantaranya babi dan mempunyai pengait pada skoleks.
Taenia saginata. Inang perantaranya sapi tidak mempunyai alat pengait pada skoleks

Siklus hidup cacing pita:

Proglotid lepas keluar bersama feses manusia – tertelan oleh babi/sapi bersama makanan – menetas menjadi heksakan – menembus dinding usus menjadi sistiserkus dalam otot/daging – daging termakan manusia, sistiserkus berubah menjadi cacing dewasa dalam usus halus.

Recent Posts