SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Kritik Terhadap Masyarakat Kapitalis

Kritik Terhadap Masyarakat Kapitalis

Kritik Terhadap Masyarakat Kapitalis

Gagasan Marx dalam hal ini selanjutnya dikenal dengan istilah Surplus Value atau teori nilai lebih yaitu pertukaran yang tidak proporsional anatara nilai pakai dan nilai tukar. Dalam hal ini keuntungan yang lebih besar dimiliki ileh para kapiltalis, dan buruh tidak berkuasa atas nilai lebih yang telah dihasilkannya sebgai tenaga kerja.

Prinsip Ekonomi Sosialis adalah:

1)       Harta milik Negara

Rakyat tidak mempunyai hak untuk memiliki harta, kecuali harta-harta tertentu yang ditetapkan negara. Atas dasar itu, seluruh bentuk produksi dan sumber pendapatan menjadi milik dan diatur negara.

2)      Kesamaan Ekonomi

Menurut ekonomi Sosialis, hak-hak individu dalam bidang ekonomi ditentukan oleh prinsip persamaan berdasarkan kebutuhan minimal perorang perharinya. Dan kesamaan dalam memenuhi kebutuhan ekonominya didasarkan atas asumsi bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama atas pelayanan.[6]

Kelebihan Sistem Ekonomi Sosialis

1)      Kebutuhan pokok disediakan negara

Kebutuhan pokok warga negara seperti pakaian, makanan/minuman, rumah, fasilitas kesehatan dan lainnya, disediakan oleh negara. Setiap orang mendapatkan pekerjaan yang ditentukan oleh Negara, Untuk orang tua dan orang yang cacat fisik dan atau mental dirawat dan diawasi negara, negara merasa memiliki sepenuhnya atas rakyatnya.

2)      Negara menguasai/memiliki produksi

Kepemilikan dan pengelolaan setiap bentuk produksi dikuasai oleh negara, dan keuntungan yang diperoleh digunakan untuk kepentingan negara, seperti kebutuhan rakyat akan makan, pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Sekalipun distribusi sarana kebutuhan masyarakat oleh pemerintah ada kalanya tidak adil, karena pemerintah lebih fokus pada sarana produksi yang berhubungan dengan kepentingan negara.[7]

Kelemahan yang terdapat pada ekonomi Sosialis, antara lain adalah

1)       Transaksi sulit

Warga/individu sulit melakukan tawar menawar, warga terpaksa mengorbankan kebebasan pribadinya dan hak atas harta milik sekedar untuk mendapatkan makanan. Sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan sebagainya dikelola oleh negara. Transaksi yang dilakukan warga bisa melanggar hukum. Jual beli dan harga ditentukan oleh pemerintah. Kestabilan perekonomian disebabkan tingkat harga ditentukan pemerintah, bukan oleh mekanisme pasar.[8]

Recent Posts