SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Masuk SD Seriang TK, SDN Bubutan 4 Sambut Calon Siswa

Masuk SD Seriang TK, SDN Bubutan 4 Sambut Calon Siswa
Masuk SD Seriang TK, SDN Bubutan 4 Sambut Calon Siswa

Masuk SD Seriang TK, SDN Bubutan 4 Sambut Calon Siswa

Masuk SD Seriang TK, SDN Bubutan 4 Sambut Calon Siswa

Masuk SD Seriang TK, SDN Bubutan 4 Sambut Calon Siswa

Sekolah tak melulu soal bangku dan buku. Ataupun beragam aturan dan hal-hal lain yang tidak menyenangkan. SDN Bubutan 4 Surabaya menghadirkan suasana yang berbeda dan menyenangkan lewat kedatangan Paman Badut.

Bagi kebanyakan anak, badut jadi idola. Apalagi badut yang bisa mendongeng. Pengajaran nilai-nilai kebaikan dalam keseharian memang paling pas diselipkan lewat dongeng. Hal itu menjadi keunikan yang diterapkan di SDN Bubutan 4.
Masuk SD Seriang TK, SDN Bubutan 4 Sambut Calon Siswa
SARAT MAKNA: Paman Badut mendongengi anak-anak yang mendaftar Senin (29/5) di SDN Bubutan 4 Surabaya. (Okky Putri Rahayu/Jawa Pos/JawaPos.com)

Senin (29/5) badut sengaja ditampilkan pada hari pertama penerimaan peserta didik baru. Anak-

anak yang baru saja menyelesaikan TK dikenalkan pada jenjang sekolah dasar. Maklum, kegiatan di TK memang masih didominasi bermain. Tak jarang, masuk SD menjadi momok tersendiri.

Benar saja, anak-anak tampak bergembira menyimak aksi badut yang mendongeng. Paman Badut membawakan kisah fabel dengan beragam boneka peraga. Anak-anak kian antusias mencermati setiap runtutan cerita. Di sela-sela itu, ada aksi sulap hingga menyanyi bersama.

Mariana, salah satu orang tua murid, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. ”Itu anak saya yang paling depan. Ikut heboh loncat-loncat sama badut,” ujarnya. Kegiatan mendongeng oleh badut tersebut, menurut dia, sangat membantu untuk menyelipkan hal positif kepada anaknya. ”Apalagi, dongengnya tentang jadi anak baik. Sekalian mengajari anak,” imbuhnya.

Harris Rizki, si Paman Badut, memang membawakan banyak kisah. Salah satunya pesan untuk

tidak serakah. Hal itu sengaja dipilih untuk menanamkan sejak dini pada anak agar menjadi pribadi yang peduli dan mau berbagi. Harris ingin memberi kesan pertama yang menyenangkan pada calon siswa SD tersebut. ”Ini lho SD, tetap bisa asyik meski sudah lepas dari TK,” tambahnya.

Kepala SDN Bubutan 4 Ahmad Nurhalim sengaja menghadirkan atmosfer menyenangkan. Segi lingkungan, lanjut dia, tak kalah diperhatikan. Banyak inovasi di bidang pemberdayaan lingkungan yang diciptakan sekolah tersebut.

Salah satunya gerebeg pasar. Siswa diajak blusukan ke pasar untuk mengumpulkan sayuran sisa

yang kemudian diolah sebagai kompos. Itulah upaya belajar mengolah hal-hal yang dianggap sampah. ”Kami bawa ke sini untuk diolah di tong komposter,” katanya.

 

Sumber :

http://www.myfolio.com/danuaji