SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Memahami Arti Bangsa Menurut Para Ahli

Memahami Arti Bangsa Menurut Para Ahli
Memahami Arti Bangsa Menurut Para Ahli

Memahami bangsa itu

Apa itu negara? Secara umum, gagasan suatu bangsa adalah sekelompok orang yang memiliki garis keturunan, bahasa, budaya, sejarah, ideologi, dan wilayah yang sama dan bersedia untuk bersatu.

Kata nation dapat digunakan untuk merujuk pada suatu kelompok karena ras, adat istiadat, bahasa dan agama yang merupakan faktor pembeda antara satu bangsa dan lainnya. Singkatnya, kelompok manusia dapat dianggap sebagai bangsa jika diyakini memiliki asal yang sama.

Banyak yang percaya bahwa kata nation memiliki arti yang sama dengan negara. Namun pada kenyataannya kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda karena istilah bangsa lebih mengarah pada sekelompok orang yang memiliki kesamaan dalam hal budaya, adat, identitas dan ideologi. Menimbang bahwa negara memiliki arti tempat organisasi yang digunakan untuk melayani dan menyambut bangsa-bangsa di dalamnya.

Pemahaman ahli bangsa

Untuk lebih memahami apa artinya bangsa, kita bisa merujuk pada pendapat para ahli berikut:

1. Otto Van Bauer

Menurut Otto Bauer, pengertian bangsa adalah suatu bentuk persatuan sekelompok orang yang memiliki karakter atau karakter yang sama dan terbentuk karena faktor sentimen yang sama.

2. Benedict Anderson

Menurut Benedict Anderson, gagasan tentang suatu bangsa adalah komunitas politik di dalam wilayah yang memiliki batas dan kedaulatan yang jelas.

3. Ernest Renant

Menurut Ernest Renant, suatu bangsa adalah sekelompok orang yang merasa dipersatukan karena perasaan takdir dan penderitaan di masa lalu dan memiliki cita-cita yang sama untuk masa depan.

4. Hans Kohn

Menurut Hans Kohn, makna suatu bangsa adalah sekelompok orang yang jamak dan bersatu sebagai hasil dari proses perjuangan sejarah. Suatu bangsa terbentuk dan memiliki karakteristik, misalnya; persamaan ras, bahasa, wilayah, adat dan agama.

5. Joseph Stalin

Menurut Joseph Stalin, gagasan tentang suatu bangsa adalah komunitas yang stabil dari orang-orang yang dibentuk atas dasar sentimen regional, linguistik, ekonomi dan psikologis yang dimanifestasikan dalam budaya bersama.

Karakteristik bangsa
Suatu bangsa memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari bentuk komunitas lainnya. Mengacu pada pengertian bangsa, sebagaimana beberapa karakteristik bangsa adalah sebagai berikut:

Suatu bangsa terdiri dari sekelompok orang yang memiliki rasa solidaritas.
Suatu negara memiliki langganan nasional atau kebangsaan.
Suatu negara memiliki wilayah tertentu tetapi tidak ada pemerintahan sendiri.
Di suatu negara ada keinginan bersama untuk membentuk dan mengelola pemerintahan sendiri.
Suatu negara tidak dapat ditentukan dengan pasti saat kelahirannya. Misalnya, suku Batak tidak dikenal dengan pasti karena mulai ada di kepulauan.
Baca juga: Definisi komunitas

Unsur yang membentuk bangsa
Dalam proses pembentukan bangsa ada beberapa elemen penting di dalamnya. Beberapa elemen pembentukan bangsa adalah sebagai berikut:

Keberadaan sekelompok manusia yang berada di area tertentu.
Keinginan yang sama untuk bersatu dalam setiap anggota kelompok.
Kelompok manusia memiliki keinginan untuk membentuk pemerintahannya sendiri.
Ada faktor psikologis yang membuat kelompok orang ini merasakan perahu yang sama, sebagai akal sehat, dan memiliki tujuan dan cita-cita yang sama.
Ada kesamaan dalam budaya, bahasa, karakter dan lain-lain yang menonjol dengan negara lain.
Baca juga: Definisi pemerintah

Faktor-faktor untuk pembentukan bangsa

Suatu bangsa terbentuk karena faktor-faktor yang memengaruhi tertentu. Mengacu pada pengertian bangsa seperti dijelaskan di atas, pembentukan suatu bangsa dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

Primordial, yang merupakan visi atau pemahaman yang memegang hal-hal yang telah dibawa sejak kecil, baik menyangkut tradisi, adat istiadat, kepercayaan dan semua yang ada di lingkungan pertamanya. Beberapa di antaranya termasuk dalam faktor primordial termasuk kesamaan kelompok etnis, ikatan kekerabatan, bahasa dan kebiasaan daerah.
Suci, yang dianggap sakral atau sakral oleh komunitas. Dalam hal ini, keberadaan faktor kesamaan agama yang diadopsi oleh komunitas adalah sakral dan agama dapat membentuk ideologi doktrinal yang kuat dalam masyarakat yang bersangkutan di mana hubungannya dapat mengarah ke suatu bangsa.
Figur, yaitu beberapa orang y

ang memiliki pengaruh dan dianggap penting dalam suatu masyarakat. Orang-orang juga menjadi faktor yang membentuk bangsa, karena bagi orang-orang seseorang yang diciptakan sosok adalah model untuk perwujudan misi bangsa.
Sejarah, yaitu peristiwa yang terjadi di masa lalu yang diselenggarakan atas dasar berbagai peninggalan

Sumber : rumusguruhttps://rumusguru.com/