SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Model Konseling untuk Meningkatkan Religiusitas dan Modernitas

Model Konseling untuk Meningkatkan Religiusitas dan Modernitas
Model Konseling untuk Meningkatkan Religiusitas dan Modernitas

Model Konseling untuk Meningkatkan Religiusitas dan Modernitas

Model Konseling untuk Meningkatkan Religiusitas dan Modernitas

Model Konseling untuk Meningkatkan Religiusitas dan Modernitas

Penelitian ini mengangkat suatu model konseling untuk meningkatkan Religiusitas dan Modernitas Remaja Berdasarkan Parenting Style. Beragamnya permasalahan yang timbul dan terjadi pada kaum remaja, diasumsikan berawal dari lingkungan keluarga. Ketidakharmonisan antara orang tua (ayah-ibu) dan anggota keluarga, memberikan dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan remaja, secara fisik maupun psikologis, terutama pada pemahaman mereka terhadap nilai-nilai prinsip seperti religiusitas dan nilai-nilai sosial kemasyarakatan yang terus berkembang cepat sebagai suatu nilai yang dinamakan sebagai nilai kemoderenan (modernitas).
Tujuan utama dalam penelitian ini adalah; menghasilkan suatu model konseling untuk meningkatkan religiusitas dan nilai-nilai modernitas yang dimiliki remaja atau siswa SMU KORPRI Bandung berdasarkan parenting style.
Penelitian ini menggunakan metode derskriptif. Untuk mengukur tingkat religiusitas dan nilai-nilai modernitas remaja (siswa) didasarkan pengukuran melalui angket. Pengukuran parenting style orang tua siswa dilakukan dengan menggunakan Assessing parenting style Jhon Gottman & Joan Declaire, (1997) melalui empat bentuk gaya parenting, yaitu; (a) Dismissing Parent (perlakuan apatis) (b) Dissapproving Parent (perlakuan yang penuh tekanan), (c) Laissez-Faire parent (perlakuan yang penuh dengan kebebasan), (d) Emotion Coach Parent (perlakuan yang berbentuk komprehensif dan intimacy). Temuan penelitian ini adalah; bahwa model konseling berdasarkan Parenting Style yang dikonstruk dengan indikator empati, komunikasi, bimbingan dan problem solving dengan gaya “Memberikan kebebasan” dan “Memberikan Perhatian” pada umumnya dapat meningkatkan religiusitas dan modernitas remaja. Kontribusi Parenting Style ayah terhadap tingkat religiusitas dan modernitas adalah 18,8%, namun secara terpisah, kontribusi Parenting style ayah turut menentukan tingkat modernitas sebesar 18,3% sedangkan kontribusinya pada tingkat religiusitas hanya 6,4%, artinya; tidak begitu menentukan. Kontribusi parenting style ibu terhadap tingkat religiusitas sebesar 44,4% dan terhadap modernitas remaja adalah sebesar 35,9%. Secara bersama-sama konstribusi parenting style ibu terhadap tingkat religiusitas dan modernitas adalah sebesar 55,9%, berarti sangat signifikan. Pengukuran selanjutnya dilakukan secara bersama-sama (parenting style ayah-ibu) menunjukkan tingkat religiusitas dan modernitas remaja (siswa SMU KORPRI Bandung) kontribusinya sebesar 18,9% artinya cukup berarti atau signifikan dengan kontribusi untuk tingkat religiusitas sebesar 9,4% dan terhadap tingkat modernitas 17%.
Kepada pihak sekolah (konselor) dan orang tua murid direkomendasikan antara lain agar dapat mendudukkan persoalan parenting style dalam praktek bimbingan konseling keluarga pada orang tua yang berkonsultasi persoalan penanaman nilai-nilai religiusitas dan modernitas anak remaja. Selanjutnya perlu dicanangkan program kerjasama antara sekolah dengan orang tua murid guna memberikan layanan informasi tentang pentingnya pemahaman orang tua mengenai Parenting Style.

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/