SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Pengertian Kutipan

Pengertian Kutipan
Pengertian Kutipan

Pengertian Kutipan

Pengertian Kutipan

Kutipan adalah

gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya. Mengutip bukanlah sesuatu hal yang  bisa seenaknya saja kita buat, namun ada beberapa atura nmengutip yang perlu kita ketahui. Aturan-aturan mengutip ini sangat penting untuk diketahui agar  dalam pembuatan karya tulis, catatan kaki dan daftar pustaka tidak terjadi kesalahan yang  berakibat fatal bagi kebenaran penguatan argumen dalam karya tulis kita.


Fungsi utama kutipan dalam kary ailmiah adalah menegaskan isi uraian atau membuktikan kebenaran yang diajukan oleh penulis berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh dari literatur, pendapat seseorang atau pakar, bahkan pengalaman empiris. Peletakan kutipan dilakukan dalam dua cara yakni, pada teks atau menjadi bagian catatan kaki. Peletakan pada catatan akhir (endnote) umumnya dilakukan andai kata penulis tidak menginginkan  adanya penjelasan yang akan mengganggu keruntutan uraian pada teks.

Fungsi Kutipan

Berikut ini terdapat beberapa fungsi kutipan terdiri atas:

  1. Untuk menunjang fakta, konsep, gagasan atau untuk memberikan  informasi tentang sumber data, gagasan dan lain-lain yang relevan (catatan acuan).
  2. Untuk memberikan penjelasan penambahan tentang suatu masalah yang  dikemukakan dalam teks atau untuk menjelaskan definisi istilah secara cermat (catatan kaki).

Tujuan Kutipan

Berikut ini terdapat beberapa tujuan kutipan terdiri atas:

  • Sebagai landasan teori untuk tulisan kita
  • Sebagai penjelasan
  • Bisa juga sebagai penguat pendapat yang kita kemukakan.

Pedoman dalam Kutipan

Berikut ini terdapat beberapa pedoman dalam kutipan terdiri atas:

  1. Kutipan harus diletakkan di akhir kalimat, di dalam tanda baca ,contoh :
    Aspek sistem perpajakan tersebut sangat signifikan (Larsen, 1971). Atau dengan cara lain, nama keluarga penulis dapat digabungkan kedalam teks. Contoh: Larsen (1971) menyatakan bahwa aspek sistem perpajakan tersebut sangat signifikan.
  2. Kutipan dapat ditulis dengan cara : (Cooper, 1999), atau (Cooper, 1999: 23) atau Cooper (1999) atau Cooper (1999: 23) tergantung bagaimana cara mengutip, apakah mencantumkan nomor halaman referensi atau tidak.
  3. Jika terdapat dua atau lebih penulis, gunakan tanda penghubung (&) di dalam kurung. Contoh : (Dunphy & Stace, 1990) atau Dunphy & Stace (1990).
  4. Jika terdapat tiga penulis atau lebih, penulisan pertama kali sebutkan semua penulis, kemudian untuk penulisan berikutnya cukup tulisan nama pertama diikuti dengan et al .  Contoh : Mc Taggart et al.
  5. Jika sebuah publikasi tidak memiliki pengarang, gunakan nama organisasi sebagai pengarang.
  6. Jika Anda mengutip pernyataan yang telah dikutip penulis lain, Anda perlu mentakan : (Carini, dikutip dalam Patton, 1990)
  7. Dua atau lebih kutipan harus dituliskan sesuai urutan abjad dan dipisahkan, dengan tanda titik koma. Contoh : (Abrahamson, 1991; Daniels, 1990).
  8. Jika kutipan lebih dari 40 kata, tuliskan kutipan menjorok ke dalam dengan spasi tunggal dan tidak memakai tanda kutip.

Baca Juga :