SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Pengertian Phaeophyta

Pengertian Phaeophyta
Pengertian Phaeophyta

Pengertian Phaeophyta

Pengertian Phaeophyta

Phaeophyta adalah

salah satu ganggang yang tersusun atas zat warna atau pigmentasinya. Phaeophyta ini berwarna coklat karena mengandung pigmen xantofil.Bentuk tubuhnya seperti tumbuhan tinggi.Ganggang coklat ini mempunyai talus (tidak ada bagian akar, batang dan daun), terbesar diantara semua ganggang ukuran talusnya mulai dari mikroskopik sampai makroskopik kebanyakan bersifat autotrof.


Tubuhnya selalu berupa talus yang multiseluler yang berbentuk filamen, lembaran atau menyerupai semak (pohon) yang dapat mencapai beberapa puluh meter, terutama jenis-jenis yang hidup didaerah beriklim dingin. Sel vegetatif mengandung kloroplas berbentuk bulat panjang, seperti pita, mengandung klorofil serta xantofil. Kloroplas berbentuk bulat, bulat panjang, seperti pita; mengandung khlorofil a dan khlorofil c serta beberapa xantofil misalnya fukosantin. Cadangan makanan berupa laminarin dan manitol.


Dinding sel mengandung selulose dan asam alginat.Sel-sel ganggang hijau mempunyai khloroplas yang berwarna hijau, dan mengandung klorofil a dan b serta karotenoid.Pada kloroplas terdapat perenoid.Hasil asimilasi berupa tepung dan lemak, terdiri dari sel-sel yang merupakan koloni berbentuk benang yang bercabang-cabang.Hidupnya ada yang diair tawar, air laut dan juga pada tanah yang lembab atau yang basah.Setiap organisme tersusun dari salah satu diantara dua jenis sel yang secara struktural berbeda, sel prokariotik dan sel eukariotik.


Dalam cara reproduksi pada Phaeophyta ini menyerupai reproduksi pada Chlorophyta. Reproduksi aseksual dilakukan dengan zoospore berflagela, sedangkan reproduksi seksual dengan isogami atau oogami. Pada Fucus, telur dan sperma dibentuk di dalam ruang yang berbentuk bola yang disebut dengan konseptakel, yang terletak di ujung-ujung talus yang membengkak.


Setelah matang gamet-gemet ( sel telur dan sperma ) dilepaskan dari konseptakel untuk mengadakan pembuahan. Setelah terjadi pembuahan terbentuk zigot yang berdinding tebal lalu melekat pada suatu batuan dan tumbuh menjadi ganggang baru.


Banyak jenis Phaeophyta yang bermanfaat bagi manusia. Beberapa jenis menghasilkan bahan makanan manusia. Di negara lain kelp dimanfaatkan untuk makanan ternak dan pupuk, karena kandungan nitrogen dan kaliumnya tinggi tetapi kandungan fosfornya rendah. Phaeophyta juga menghasilkan algin, suatu koloid yang berguna sebagai bahan penstabil pada pembuatan es krim. Algin juga sangat penting dalam industry farmasi yakni untuk bahan pembuatan pil, tablet, salep dan obat pembersih gigi.


Sumber: https://itms.co.id/postknight-apk/