SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Raih Gelar Kehormatan, SBY Paparkan Trilogi

Raih Gelar Kehormatan, SBY Paparkan Trilogi
Raih Gelar Kehormatan, SBY Paparkan Trilogi

Raih Gelar Kehormatan, SBY Paparkan Trilogi

Raih Gelar Kehormatan, SBY Paparkan Trilogi

Raih Gelar Kehormatan, SBY Paparkan Trilogi

Mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) mendapat gelar kehormatan Doktoral dari Institut Teknologi Bandung (ITB) atas prakasa pemikiran dalam pembangunan Indonesia.
SBY
PENGHARGAAN TOKOH: Mantan presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (tengah) berfoto dengan para dekan di ITB kemarin.

Rektor ITB Prof Dr Ir Kadarsah Duryadi DEA mengatakan, dipilihnya mantan presiden RI mendapat gelar kehormatan ini karena buah pemikirannya dalam menerapkan konsep pembangunan yang selaras dengan konsep Trilogi pembangunan abad 21 yaitu pertumbuhan (Growt), pemerataan yang berkeadilan, dan pembangunan berkelanjutan.

Kadarsah mengungkapkan, selain gagasan itu sosok SBY adalah salah satu pemimpin dengan

predikat tokoh dunia yang peduli dengan pembangunan berwawasan lingkungan bahkan di kalangan negara-negara maju SBY adalah seorang pemimpin yang mampu menjadi pelopor untuk mengajak seluruh negara peduli terhadap masalah lingkungan secara global.

”Untuk itu Itb dengan bangga memberikan penghargaan ini tentunya kepada semua pihak yang memberikan karya nyata yang sejalan dan selaras membangun bangsa Indonesia baik dari mebangun dari dalam maupun dari luar negeri ini,” jelas Kadarsah ketika ditemui usai pelantikan di Aula Timur ITB Jalan Ganesha kemarin (25/1).

Di tempat sama, SBY dalam orasi ilmiahnya menuturkan, dalam konsep pembangunan saat ini perlu ditekankan bahwa sektor lingkungan dalam pembangunan jangan diabaikan. Sebab dalam perkembangan saat ini jumlah penduduk dunia sudah mencapai angka 7,3 miliar. Bahkan pada 2045 akan membengkak menjadi 9 miliar.

”Nah kalau melihat kondisi ini sudah semestinya kita harus memiliki kesamaan pemikiran dalam pengendalian secara menyeluruh dan secara bersama-sama,” kata SBY.

SBY yang juga Ketua Lembaga Lingkungan Hidup Global Green Growth Institute mengatakan,

dari jumlah penduduk sebesar itu keberadaan dunia tentu akan memiliki beban berat bila seluruh umat manusia tidak memiliki tatanan dalam pengelolaan sumber daya yang ada di bumi ini.

Manusia cenderung akan berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhannya seperti pangan, air, sumber energi, dan jika ini tidak dikendalikan dengan kesepahaman dan kesepakatan secara Global.

”Ini yang saya utarakan kepada negara-negara maju dan berkembang untuk selalu konsisten

dalam mejaga keseimbangan ini,” ucap SBY.

Lebih lanjut SBY menekankan kan pentingnya politicall will, policy dan profile kepemimpinan tangguh. Sehingga dapat memberikan kebijakan-kebijakan yang mendasar dalam penerapan pola pembangunan.

 

 

Baca Juga :