SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Sejarah ekonomi Sosialisme

Sejarah ekonomi Sosialisme

Sejarah ekonomi Sosialisme

                 Secara etimologi, sosialisme berasal dari bahasa latin “socius” yang berarti sahabat atau teman, istilah ini merupakan suatu prinsip pengendalian harta dan produksi serta kekayaan oleh kelompok, sosialisme juga mendasarkan diri pada cita-cita sosial bahwa kekayaan didunia ini milik bersama, dan pemilikan secara bersama lebih baik daripada pemilikan secara perseoranngan, dan keadaan masyarakat dimana hak milik pribadi atas milik produksi telah dihapuskan, sosialisme muncul kira-kira pada abad 19. Setelah abad petengahan di Eropa, yaitu sejak terbit bukunya marx , manifest komunis (1848), sosialisme itu seakan-akan sebagai factor yang sangat menentukan jalanya sejarah umat manusia, revolusi industri diinggris telah memunculkan kelas baru dalam masyarakat. Yaitu kaum Borjuis[4] yang menguasai sarana produksi karena penguasaan modal bertimbun ditangan mereka, dan para buruh sebagai objek pertama yang diperas tenaganya untuk bekerja sehingga semakin miskin, hasil kekayaan hanya dinikmati oleh kaum Borjuis kapitalis. Inilah yang kemudian menjadi latar belakang munculnya gerakan penuntut keadilan bagi kaum buruh, yang di gagas oleh cendekiawan diantaranyaa simon (1769-1873) dan Fourisee (1770-1837).[5]

                 Secara konseptual sosialisme difahami sebagai teori ekonomi dan politik yang menekankan pentingnya peranan pemerintah dalam menguasai alat-alat produksi dan distribusi barang, Sosialisme merupakan suatu gerakan yang melupakan naluri fitrah bahwa hak-hak milik pribadi merupakan keniscayaan, sehingga  membuat sosialisme melupakan hak dasar manusia, hal inilah yang kemudian membuat sosialisme semakin rapuh, sejak modernism (rasionalisme) yang memenuhi kepenuhan pribadi dan bebas untuk bersaing telah maju pesat di Eropa , akhirnya Sosialisme hanya tinggl kenangan.

                 Sosialisme ini muncul karena Marx tidak setuju dengan apa yang dilakukan kaum borjuis terhadap kaum buruh yang mereka perlakukan seperti sapi peah yang hanya dimanfaatkan untuk kepentingan mereka sendiri. Kaum miskin sebagai kelompok tertindas merupakan kelas yang mengembangkan gerakan pembebasaan dari ketertindasaan ekonomi atau politik. Sosialisme modern yang memusatkan perhatian untuk membebaskan kelas pekerja industi dari belenggu kapitalisme industry sejak revolusi perancis dan industri.

  Berdasarkan perkembangan dan cita-cita soaialisme, maka perjuangan sosialisme mencapai puncak prosesnya pada Marx. Karena Marx member landasaan filosofis-idiologis terhadap gerakan pembebasaan kaum tertindas dari cengkraman kaum pemilik modal. Marx maupun pengikutnya (marxisme) mempunyai suatu kesepakataan gerakan yaitu pembebasaan.

Sumber :

https://advertorial.co.id/meluncur-di-indonesia-ini-harga-xiaomi-mi-a1/