SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

Siemens Healthineers punya teknologi MRI baru

Siemens Healthineers punya teknologi MRI baru
Siemens Healthineers punya teknologi MRI baru

Siemens Healthineers punya teknologi MRI baru

Siemens Healthineers punya teknologi MRI baru

Perusahaan teknologi di bidang kesehatan Siemens Healthineers meluncurkan teknologi baru pemindaian “magnetic resonance imaging” (MRI) di Indonesia, yang mengutamakan kenyamanan pasien saat melakukan pemindaian kesehatan.

Dua produk tersebut adalah Magnetom Altea (1,5 Tesla) dan Magnetom Lumina (3 Tesla), MRI yang dapat menyesuaikan diri dengan tubuh pasien dan melakukan analisa dengan kecerdasan buatan, diluncurkan di The Ritz-Carlton Jakarta, Selasa.

Country Head Siemens Healthineers Alfred Fahringer menyebut 42 persen masyarakat mengalami ketakutan saat melakukan pemindaian MRI karena memiliki kecemasan hingga fobia pada ruang sempit dan peralatan yang harus ditempel di tubuh, menurut studi internal mereka.

“Menjalani proses diagnosis medis seperti MRI akan menjadi pengalaman yang meresahkan,

dan di Siemens Helathineers, kami memahami hal ini berpotensi mempengaruhi hasil akhir bagi penyedia layanan kesehatan,” ujar Alfred.

Baca juga: Siemens dukung digitalisasi Indonesia dengan program pelatihan

Fitur terbaru pada produk MRI Siemens Healthineers yakni sistem “infotaiment in-bore,” “Innovision,” yang memungkinkan pasien rileks dengan acara favorit mereka selama menjalani tes MRI untuk mengurangi tingkat kecemasan.

Sistem tersebut dilengkapi dengan bantal yang berfungsi mentransmisikan sinyal audio dan mengurangi suara bising yang dihasilkan alat pemindai MRI.

Kemudian, teknologi BioMatix dari Siemens Healthineers dalam sistem MRI menghasilkan

kombinasi sensor, “tuner,” dan antarmuka yang terinegrasi di meja pemeriksaan untuk memberikan kualitas gambar superior dan diproduksi dalam waktu singkat, dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Terakhir adalah teknologi Turbo Suite baru, yang dirancang sebagai aplikasi khusus untuk

melakukan pencitraan secara menyeluruh dan dapat mengurangi waktu pemeriksaan hingga 50 persen, tanpa mengurangi kualitas gambar.

 

Baca Juga :