SuryaMasRental.Co.ID

Situs Teknologi Otomotif dan Mekanik Terupdate Paling Lengkap Di Dunia

SMP di Sleman Kembalikan Uang Pungli

SMP di Sleman Kembalikan Uang Pungli
SMP di Sleman Kembalikan Uang Pungli

SMP di Sleman Kembalikan Uang Pungli

SMP di Sleman Kembalikan Uang Pungli

SMP di Sleman Kembalikan Uang Pungli

Menanggapi keluhan wali murid SMPN 4 Ngaglik Sleman DI Yogyakarta, atas pungutan sekolah, Ombudsman RI (ORI) perwakilan DIY, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman akan memberi surat peringatan kepada pihak SMPN 4 Ngaglik, Sleman, khususnya Kepala Sekolah SMPN 4 Ngaglik.

Berdasar laporan hasil pemeriksaan (LHP), terbukti sekolah tersebut menerapkan biaya yang tidak sesuai terhadap murid SMP. Misalnya, pengadaan seragam sekolah yang seharusnya dapat dilalukan oleh wali murid secara mandiri dan iuran air minum sebesar Rp 100.000 bagi tiap siswa.

Kepala Disdik Kabupaten Sleman, Sri Wantini mengatakan, dua rekomendasi dari ORI berupa pengembalikan uang pungutan kepada wali murid, dan pemberian sanksi kepada Kepala Sekolah selaku penanggung jawab SMP N 4 Ngaglik.

‚ÄúPengembalian uang kepada wali murid sudah dilakukan kemarin Senin,” katanya.

Termasuk pengadaan seragam sekolah, Sri Wantini juga menegaskan bahwa karena merupakan kewenangan orang tua, jadi masalah pengadaan seragam itu sebaiknya dikembalikan.

Kepala ORI perwakilan DIY, Budhi Masthuri menuturkan, bahwa uang pungli yang dikembalikan kepada orang tua murid berjumlah Rp 37,305 juta.

Dijelaskannya, hal itu berkenaan dengan laporan hasil pemeriksaan pihaknya berupa saran tindakan korektif dari pihak Sekolah yang bersangkutan.

Uang yang dikembalikan meliputi uang pembelian galon air minum yang sebelumnya dibebankan kepada murid.

Sambung Budhi, selain pungutan galon air minum, pihaknya juga akan menindaklanjuti laporan

terkait pengadaan seragam yang dilakukan oleh pihak sekolah.

Mengingat pengadaan tersebut seharusnya dapat dilakukan oleh wali murid, dan bukan dari sekolah.

“Kami juga memberi catatan khusus dan meminta Dinas Pendidikan memberikan sanksi dan pembinaan kepada pihak Sekolah. Karena untuk seragam itu saat diberikan berupa kain dan membuat sulit dikembalikan,” tegasnya.

Kepala SMPN 4 Ngaglik, Soesianto membenarkan, pihaknya telah melakukan pengembalian

sejumlah uang kepada wali murid kemarin Senin.

Namun Soesianto menampik jika uang yang dikembalikan ke wali murid adalah uang pungli, mengingat dalam prosesnya tidak mengkaitkan hak-hak muridnya.

Menurutnya, dana dari orang tua siswa itu berupa titipan sumbangan sukarela, karena jumlahnya

tidak sama.

Diketahui, SMP N 4 Ngaglik, Sleman menarik biaya seragam dan keperluan operasional lain dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/